MUSIK
ASIA
Lagu
adalah salah satu karya musik yang terdiri dari nada dan syair. Musik adalah
seni universal yang dapat diterima oleh semua manusia. Musik tidak dapat
diterjemahkan, namun dapat dirasakan melalui Bunyi atau Ritmenya. Musik
merupakan seni yang diungkapkan melalui Bunyi yang membentuk Pola teratur dan
Merdu. Musik tercipta dari alat musik atau suara Manusia. Berbagai bentuk Musik
di Asia, antara lain Musik Melayu, Oriental, Hindustan, dan Timur Tengah.
Musik
biasanya mengandung Unsur seperti, Ritme, Melodi, dan Harmoni. Dalam musik
dikenal istilah Instrumen, Akor, dan Komposisi. Namun, musik tidak mengharuskan
semua Insur ada. untuk merealisasikan musik diperlukan sarana, antara
lain aAktivitas anggota tubuh Manusia (Musik Kinetik), Mulut (Vokal), dan
Instrumen. Hal ini dapat kita jumpai dalam Musik Asia.
A. RAGAM MUSIK DI ASIA
Asia
merupakan negara terpadat dan unik. Orang menyebutnya Oriental atau Benua
Timur. Musik asia berbeda dengan musik barat. Benua asia memiliki beragam jenis
musik yang berkembang di negara setempat.Secara garis besar,musik di asia
dikelompokan menjadi empat.antara lain, musik Melayu,Oriental,Hindustan,dan
Timur Tengah.
1. MUSIK MELAYU
Rumpun
Melayu, diantaranya Indonesia,Malaysia,Singapura,dan Bruneii Darussalam. Ciri
utama Musik Melayu adalah menggunakan alat musik Membranophone atau
Gendang tradisional yang menghasilkan sentuhan dendang dan joget.
2. MUSIK ORIENTAL
Negara
oriental,antara lain Cina,Jepang,Korea dan Hongkong. Musik oriental yang paling
menonjol adalah instrumen String (alat musik petik dan gesek)
dengan tangga nada Pentatonis setempat.
3. MUSIK HINDUSTAN
Musik
Hindustan yang paling dominan adalah Negara India atau Pakistan. Musik
Hindustan mudah dikenali dari Ritme Instrumen Tabla. Tabla, yaitu
kendang India yang berupa sepasang Kendang berbentuk Bejana (kendil), dimainkan
dengan sentuhan jari dan telapak tangan.
4. MUSIK TIMUR TENGAH/PADANG PASIR
Musik
Timur Tengah antara lain Qasidah. Qasidah adalah lagu bernapaskan Islam yang
melodinya berakar pada lagu Timur Tengah (Arab). Penyajian lagu lagu Timur
Tengah menggunakan iringan seperangkat Rebana. Lagu-lagu Qasidah berdasarkan
Tangga Nada Tradisional Timur Tengah. Tangga nadanya memiliki skala nada
Diatonik dan kandungan nada nada Mikrotonik seperti terdapat pada alunan tangga
nada al bayat (bayati), al rast, al` sika (sikah), al'ajm, al rahawand, al
hijaz, dan al saba (sobat).
B. KEUNIKAN MUSIK DI ASIA
Subtasi
dasar dalam musik adalah Bunyi. Musik adalah seni penataan bunyi secara cermat
yang membentuk pola teratur, merdu dan, apresiasi seni bunyi yang tak terbatas.
Membicarakan Musik Asia, kita akan selalu melihat pada Instrumen, Melodi, dan
Ritme. Dalam dunia musik, kata instrumen menunjuk pada pengertian yang
berhubungan dengan alat Musik. Ilmu yang berhubungan dengan alat musik disebut
ilmu Instrumen. Ilmu yang mempelajari alat musik dari sudut pandang struktur
dan bentuk pandang instrumen yang berhubungan dengan kinerjanya disebut
Organologi. Adapun ilmu yang mempelajari struktur mekanisme teknik dan
karakteristik musikal alat musik dalam hubungannya dengan komposisi musik
disebut ilmu Instrumentasi. Pada umumnya, instrumen musik di Asia tidak berdiri
sendiri.
Hal ini
berbeda dengan instrumen Musik Barat seperti Piano, Gitar, atau Biola, yang
dapat dimainkan sendiri-sendiri. Latihan penguasaan instrumen Musik Barat
selalu dimulai dengan aktivitas individual. Sebaliknya, Musik Asia selalu
dimainkan secara bersama. meskipun demikian, teknik memainkan instrumen
tertentu seperti, Gender, Kecapi, Rebana, Tehyan, Samishen, dan Rebab, juga
perlu dipahami sendiri. Ritmelah yang mengatur organisasi Bunyi, Suara, atau
Nada. Ketika Bunyi atau Suara dikemas ke dalam nada maka nada-nada itu akan
diatur Ritme ke dalam kelompok-kelompok kesatuannya yang disebut Motif, Tema,
Melodi, Frase, dan Lagu.
1.
Musik Melayu
Musik
Melayu adalah musik yang tumbuh dan berkembang di Negara Melayu. Negara-negara
Melayu, antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bruneii Darussalam.
Untuk negara Filiphina karena bekas jajahan Portugal maka musiknya berkiblat
pada Diantonis Barat. Ciri khas musik Melayu adalah menggunakan Gendang
tradisional atau Rebana berukuran besar yang membawa sentuhan Dendang dan Joget
Melayu. Instrumen yang dominan pada musik melayu adalah Biola, Accordion, dan
Gong. di Indonesia, Musik Melayu hanya berkembang di daerah Sumatra, khususnya
didaerah Riau, dan Sumatra Barat.
2.
Musik Oriental
Musik
Oriental berkembang di Cina, Korea, dan Jepang. Keunikan musik Cina dan Jepang
terletak pada Instrumen. Khususnya alat musik String baik yang dipetik maupun
yang di gesek. Tangga Nada yang digunakan adalah tangga nada Pentatonis (1 2 3
4 5 6 ), ( do re mi fa sol la ). Suara alat musik ketika dimainkan akan
menimbulkan suasana yang Ekpresif. Berikut contoh alat musik String pada musik Cina.
a.
Koto : Gitar klasik Jepang, ke-13
senarnya dimainkan dengan dua tangan dan dapat menghasilkan musik yang sangat
Ekpresif.
b.
Qin : Siter Cina senarnya
berjumlah 14. senar-senar ini menghasulkan nada Rendah dan Tinggi tergantung
pada sisi kuda-kuda tempat senar ditabuh.
c.
Shamisen : Kecapi berleher
panjang yang sering dimainkan di Jepang. ketiga senar Shamisen distem dalam
berbagai macam nada, remasuk satu Steman untuk musik Gembira. Pemain musik
Shamisen menggunakan pemetik dari tulang yang disebutBachi. Perut
alat musik ini dipelurut dengan kulit domba untuk menahan pukulan pemetik.
d.
SanXian : Kecapi Cina yang mirip
dengan Shamisen Jepang. SanXian berarti juga senar.
3. Musik Hindustan
Musik
Hindustan tumbuh dan berkembang di Negara India, Pakistan, dan Bangladesh. Di
Negara India, Musik Hindustan lebih berkembang. Ciri khasnya terletak pada
Ritme yang di timbulkan oleh Instrumen Membranophone yang disebut Tabla dan
Instrumen String yang di sebut Sitar. Instrumen Musik India, antara lain
sebagai berikut.
a.
Tabla : Sepasang drum yang memimpin
Sitar dan Tambura dalam musik Klasik India. pemain Tabla memukul bagian tengah
kulit pukul dengan jari, sedangkan telapak tangan menekan bidang pukul untuk
membuat Variasi nada.
b.
Sitar : Gitar klasik india semacam
kecapi memiliki tujuh senar utama yang terbentang melewati Fret Logam
Lengkung. Fret ini memungkinkan pemain untuk mengatur
senar dan tangga nada yang membuat bunyi senar Meliuk-liuk.
c. Tambura : Seperti juga sitar, alat musik ini pengiring
Gitar dalam musik Klasik India yang berbentuk Kecapi Panjang. Dibalik Melodi
Sitar yang ramai Tambura berfungsi sebagai Pendengung yang Mantap.
d.
Serangi : Rebab India. badannya berbentuk
bongkahan yang di tegakkan dan dimainkan dengan penggesek. Senar Harmoni
terbentang diatas lubang di papan bilah yang lebar.
Bunyi
alat musik klasik india dan pakistan sangat merdu. orang barat menganggap alat
musik india sangat indah. dengan didukung oleh irama tabla yang tidak
putus-putusnya, musik meliuk dan berputar dalam ungkapan berliku yang seolah
mencerminkan hiasa alat-alat musik ini. walaupun bentuknya berbeda, alat musik
bersenar (string) india pada dasarnya sama dengan kecapi, sitar, dan rebab.
bunyi cemerlang dihasilkan oleh seperangkat senar harmoni yang dipasang pada
alat musik india. walaupun dipasang pada satu alat musik, senar harmoni tidak
menyatu dengan senar utama. senar harmoni tidak digesek atau dipetik, namun
turut berbunyi saat senar utama dibunyikan.
Musik
Timur Tengah berkembang di negara Arab dan sekitarnya. Bahkan ada orang yang
menyebut Irama Musik Timur Tengah merupakan irama Padang Pasir. Musik Timur
Tengah yang paling menonjol adalah Qasidah. Qasidah adalah lagu bernapaskan
Islam yang alur nadanya/melodinya berakar/berorientasi pada lagu Timur Tengah.
Dalam Islam, sajak lirik dengan mentrum yang sesuai untuk dinyanyikan atau
disenandungkan, baik oleh Penyaji Tunggal, Paduan Suara. Syair lagu Qasidah
menceritakan keagungan Allah, kebesaran Rasul-Nya, ajakan beramal dan berjihad
di jalan Allah, serta Anjuran untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi
Larangan-Nya. Alat Musik yang digunakan untuk mengiringi biasanya Rebana.
Namun, dewasa ini juga menggunakan alat-alat musik Modern.
Qasidah
merupakan bentuk Puisi yang terkenal dalam kesusastraan Arab klasik. Seni Puisi
dalam Arab waktu itu hanya mengenal bentuk pendek, sajak-sajaknya tidak lebih
dari 120 baris. Qasidah merupakan sajak dua bait dengan pola bersajak yang
berbeda untuk setiap Irama. Sajak-sajak Qasidah biasanya mengemukakan suatu
Tema tertentu, seperti Puji-pujian kepada seseorang atau Suku tertentu, Suatu
Satir, Suatu Elegi, berisi nada Pendidikan atau Keagamaan.
Lagu-lagu
Qasidah Rebana menggunakan tangga nada Tradisional Timur Tengah yang selain
memiliki Skala nada Diatonik juga terdapat nada-nada Mikrotonik seperti
terdapat pada alunan tangga nada al bayat, al rast, al sika, al'ajm, al
rakriez, al hijaz, dan al saba.
Istrumen yang khas dari Qasidah,
antara lain.
a.
Rebana : Alat musik yang berupa
Gendang satu sisi dengan badan tidak rendah sesuai dengan kemampuan genggaman
tangan.
b.
Gitar Gambus : Kecapi Arab yang
kepalanya berbentuk S, badannya lebih dalam dan lehernya lebih sempit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar