EROSI
Erosi
adalah proses terlepasnya partikel batuan secara alamiah oleh tenaga pengangkut
yang ada dipermukaan bumi, antara lain oleh angin dan air
Jenis-jenis erosi dapat dibedakan menjadi :
1. Erosi
Percik (Splash Erosion )
Erosi
ini berupa percikan partikel-partikel tanah halus yang disebabkan oleh tetes
hujan pada tanah dalam keadaan basah. Contohnya adanya batuan kerikil diatas
lapisan tanah ketika musim hujan
2. Erosi
Lembar (Sheet Erosion )
Erosi
ini memecah partikel tanah pada lapisan tanah yang hampir seragam, sehingga
erosi ini menghasilkan kenampakan yang seragam
3. Erosi
Alur (Riil Erosion )
Erosi
ini menghasilkan alur-alur yang mempunyai kedalaman kurang dari 30 cm dan lebar
kurang dari 50 cm. sering terjadi pada tanah-tanah yang baru diolah.
4. Erosi
Parit (Gully Erosion )
Erosi
kebalikan dari erosi alur yaitu erosi meghasilkan alur-alur yang mempunyai
kedalaman lebih dari 30 cm dan lebar kurang dari 50 cm.
5. Erosi
Tebing Sungai
Erosi
ini terjadi sebagai akibat pengikisan tebing oleh air yang mengalir dari bagian
atas.
6. Longsor
(Landslide)
Suatu
bentuk erosi yang pengankutan atau pemindahan tanahnya terjadi pada suatu saat
dalam volume yang besar.
7. Erosi
Internal
Terangkutnya
butiran primer kebawah celah atau
pori-pori tanah sehingga tanah kedap air dan udara. Erosi ini menyebabkan
menurunnya kapasitas infiltrasi tanah
dengan cepat sehingga aliran permukaan meningkat yang menyebabkan erosi lembar.
Proses erosi merupakan kombinasi
dua sub proses yaitu :
1.
Penghancuran
struktur tanah menjadi butir-butir primer oleh energy tumbuk butir-buitr hujan
yang menimpa tanah, perendaman oleh air yang tergenang dan pemindahan
butir-butir tanah oleh percikan hujan.
2.
Penghancuran
struktur tanah diikuti pengangkutan butir-butir tanah oleh air yang mengalir di
permukaan tanah. Besar erosi tergantung dari banyaknya aliran permukaan maka
dengan meningkatnya aliran permukaan aliran erosi meningkat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
besar terjadinya erosi :
1.
Iklim
2.
Keadaan
tanah
3.
Kemampuan
infiltrasi air
4.
Topografi
5.
Manusia
Dampak yang ditimbulkan oleh
adanya erosi meliputi dua daerah :
1.
Dampak
pada sumber kejadian erosi
2.
Didaerah
bawahnya (hilir) :
1.
Kemunduran
produktivitas tanag sebagai akibat perubahan struktur tanah yang menyebabkan
kemampuan peresapan berkurang, sehingga berkurang lapisan yang subur , tanah
relative kering karena kemampuan menyimpan air berkurang.
2.
Berkurangnya
aliran air sungai dan mata air pada musim kemarau.
3.
Mengotori
sumber air untuk minum dan keperluan rumah tangga karena air dikotori
pelumpuran akibat terkikisnya tanah.
4.
Meningkatnya
bahaya banjir baik frekuensi maupun
besarnya banjir. Hal ini disebabkan oleh pendangkalan sungai, saluran
pembuangan sungai, muara sungai dan waduk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar