Sabtu, 03 September 2016

Kesimpulan dari Materi Erosi

EROSI
Erosi adalah proses terlepasnya partikel batuan secara alamiah oleh tenaga pengangkut yang ada dipermukaan bumi, antara lain oleh angin dan air
Jenis-jenis  erosi dapat dibedakan menjadi :
1.      Erosi Percik (Splash Erosion )
Erosi ini berupa percikan partikel-partikel tanah halus yang disebabkan oleh tetes hujan pada tanah dalam keadaan basah. Contohnya adanya batuan kerikil diatas lapisan tanah ketika musim hujan
2.      Erosi Lembar (Sheet Erosion )
Erosi ini memecah partikel tanah pada lapisan tanah yang hampir seragam, sehingga erosi ini menghasilkan kenampakan yang seragam
3.      Erosi Alur (Riil Erosion )
Erosi ini menghasilkan alur-alur yang mempunyai kedalaman kurang dari 30 cm dan lebar kurang dari 50 cm. sering terjadi pada tanah-tanah yang baru diolah.
4.      Erosi Parit (Gully Erosion )
Erosi kebalikan dari erosi alur yaitu erosi meghasilkan alur-alur yang mempunyai kedalaman lebih dari 30 cm dan lebar kurang dari 50 cm.
5.      Erosi Tebing Sungai
Erosi ini terjadi sebagai akibat pengikisan tebing oleh air yang mengalir dari bagian atas.
6.      Longsor (Landslide)
Suatu bentuk erosi yang pengankutan atau pemindahan tanahnya terjadi pada suatu saat dalam volume yang besar.
7.      Erosi Internal
Terangkutnya butiran primer kebawah  celah atau pori-pori tanah sehingga tanah kedap air dan udara. Erosi ini menyebabkan menurunnya kapasitas infiltrasi  tanah dengan cepat sehingga aliran permukaan meningkat yang menyebabkan erosi lembar.
Proses erosi merupakan kombinasi dua sub proses yaitu :
1.      Penghancuran struktur tanah menjadi butir-butir primer oleh energy tumbuk butir-buitr hujan yang menimpa tanah, perendaman oleh air yang tergenang dan pemindahan butir-butir tanah oleh percikan hujan.
2.      Penghancuran struktur tanah diikuti pengangkutan butir-butir tanah oleh air yang mengalir di permukaan tanah. Besar erosi tergantung dari banyaknya aliran permukaan maka dengan meningkatnya aliran permukaan aliran erosi meningkat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi besar terjadinya erosi :
1.      Iklim
2.      Keadaan tanah
3.      Kemampuan infiltrasi air
4.      Topografi
5.      Manusia
Dampak yang ditimbulkan oleh adanya erosi meliputi dua daerah :
1.      Dampak pada sumber kejadian erosi
2.      Didaerah bawahnya (hilir) :
1.      Kemunduran produktivitas tanag sebagai akibat perubahan struktur tanah yang menyebabkan kemampuan peresapan berkurang, sehingga berkurang lapisan yang subur , tanah relative kering karena kemampuan menyimpan air berkurang.
2.      Berkurangnya aliran air sungai dan mata air pada musim kemarau.
3.      Mengotori sumber air untuk minum dan keperluan rumah tangga karena air dikotori pelumpuran akibat terkikisnya tanah.

4.      Meningkatnya bahaya banjir  baik frekuensi maupun besarnya banjir. Hal ini disebabkan oleh pendangkalan sungai, saluran pembuangan sungai, muara sungai dan waduk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar