Senin, 21 Desember 2015

Apa itu magnet?

KEMAGNETAN
            Magnet adalah sebuah benda yang dapat menarik benda lain, terutama yang terbuat dari logam. Magnet tersusun atas magnet-magnet elementer yang searah. Bagian pada magnet terdiri atas badan(tengah) magnet dan kutub magnet, kutub magnet ada 2 yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S).
            Magnet memiliki berbagai bentuk dan ukuran, bentuk magnet yang sering kita jumpai seperti magnet ladam,lingkaran/cakram, jarum dan magnet batang.
            Sifat magnet :
a.       Apabila kutub magnet yang sejenis maka akan saling tolak-menolak
b.      Apabila kutub magnet yang tak sejenis maka akan saling tarik-menarik.

Sifat magnetik bahan :
a.       Bahan feromagnetik, yaitu bahan yang sangat mudah ditarik oleh magnet.                 
Jika bahan ini ditarik oleh magnet, maka gaya tarik magnet akan sangat besar. Seperti : besi, baja, nikel, besi silicon, kobalt.
b.      diamagnetik, yaitu benda yang ditolak oleh magnet.
Jika bahan ini dijadikan bahan magnet, maka gaya tarik magnet akan kecil Seperti : timah, aluminium, emas, dan bismuth.
c.       Paramagnetik, yaitu benda yang ditarik lemah oleh magnet.                                                      
Jika bahan ini ditarik oleh magnet, maka gaya tarik magnetny tidak terlalu besar. Seperti: platina, tembaga, dan garam.
Jenis Magnet                                                                                                                          
Jenis magnet dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu magnet alami dan magnet buatan.
a.       Magnet alami
Jenis magnet ini bersifat alami atau kekal. Contoh :
1)     Neodynium magnet (  jenis magnet tetap paling kuat di dunia )
2)     Samarium magnet
b.      Magnet buatan
Magnet buatan  adalah magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Dimana magnet ini menggunakan bahan logam yang kemudian dibuat dengan sengaja menjadi magnet.
Bahan magnet dibedakan menjadi dua, yaitu :                                                     
1.      Bahan magnet keras
Bahan ini akan sulit menjadi magnet. Akan tetapi setelah menjadi magnet sifat  kemagnetannya akan tahan lama. Contoh : baja
2.      Bahan magnet lunak
Bahan ini akan mudah dibuat magnet. Akan tetapi sifat kemagnetannya tidak dapat bertahan lama.
Medan magnet          
Suatu daerah di sekitar magnet dimana masih ada pengaruh gaya magnet disebut medan magnet. Medan magnet dapat ditimbulkan dari :
a.  Arus listrik   b.  Benda Magnetik
Penggambaran medan magnet ditulis dengan garis- garis gaya magnet yang disebut juga dengan spektrum magnetik.                                                                                                              
Garis gaya magnet yaitu garis khayal  yang menggambarkann medan magnet. Adanya magnet yang ditunjukkan pada sekitar benda magnet mempunyai cirri-ciri :
a.       Kerapatan garis-garis gaya magnet menunjukkan adanya kuat medan magnet.
b.      Garis gaya magnet tidak pernah saling berpotongan.
c.       Garis gaya magnet selalu keluar dari kutub utara magnet dan masuk ke kutub selatan magnet.
Cara membuat magnet:
a.       Menggosokkan magnet tetap
Caranya: arah gosokan dibuat searah agar magnet elementer yang terdapat pada besi letaknya menjadi teratur dan mengarah ke satu arah.Pada ujung terakhir besi yang digosok, akan mempunyai kutub yang berlawanan dengan kutub ujung magnet penggosoknya
b.      aliran arus listrik
Jika arah arus berlawanan jarum jam maka ujung besi tersebut menjadi kutub utara. Sebaliknya, jika arah arus searah putaran jarum jam maka ujung besi tersebut terbentuk kutub selatan. Dengan demikian, ujung A kutub utara dan B kutub selatan atau sebaliknya.
c.       induksi.
Besi dan baja diletakkan di dekat magnet tetap. Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja akan terpengaruh atau terinduksi magnet tetap yang menyebabkan letaknya teratur dan mengarah ke satu arah.
Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan.
Sebuah magnet akan hilang sifat kemagnetannya jika magnet dipanaskan, dipukul-pukul, dan dialiri arus listrik bolak-balik. Magnet yang mengalami pemanasan dan pemukulan akan menyebabkan perubahan susunan magnet elementernya. Akibat pemanasan dan pemukulan magnet elementer menjadi tidak teratur dan tidak searah.
Kemagnetan Bumi
Medan magnet bumi digambarkan dengan garis-garis lengkung yang berasal dari kutub selatan bumi menuju kutub utara bumi. Magnet bumi tidak tepat menunjuk arah utara-selatan geografis. Penyimpangan magnet bumi ini akan menghasilkan garis-garis gaya magnet bumi yang menyimpang terhadap arah utara-selatan geografis.
Deklinasi adalah penyimpangan dari arah utara selatan yang sebenarnya. Sedangkan Inklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh magnet dengan garis mendatar.
H.C. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet).
Keuntungan magnet listrik:
a. sifat kemagnetannya sangat kuat,
b. kekuatan magnet dapat diubah dengan mengubah arus,
c. kemagnetan dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik.

Gaya Lorentz


Gaya lorentz adalah gaya yang terjadi pada sebuah kawat berarus listrik yang berada dalam lingkungan kuat medan magnet. Atau gaya yang terjadi pada sebuah muatan yang berada dalam lingkup kuat medan magnet.
besarnya gaya lorentz dirumuskan:
F = I L B
dimana
F = Gaya lorentz (N)
B = Kuat medan magnet (Tesla)
I = Kuat arus listrik (A)
L = Panjang kawat (m)
untuk menentukan arah gaya lorentz digunakan aturan tangan kanan.

Penggunaan gaya lorentz pada: motor listrik, amperemeter, galvanometer, dan voltmeter.